Prinsip harus, keras kepala jangan - Dunia-Spasi

Friday, 18 November 2011

Prinsip harus, keras kepala jangan

Sebenar-benarnya apa yang kita pikirkan dan kita bicarakan belum tentu dipahami oleh orang lain, walau mungkin ada beberapa orang yang paham dan setuju dengan statement apapun yang kita lontarkan, satu contoh ketika kita menyatakan bahwa menjadi seorang Blogger itu lebih mengasyikkan jika melakukan kopdar dengan teman-teman di dunia maya, belum tentu bagi sebagian Blogger mengasyikkan, dan ketika seorang penulis mengutamakan bagusnya konten menulis dalam artikelnya, tetapi yang satu menyatakan bahwa kualitas konten adalah nomer dua, yang penting update.

Jika sudah begini, pasti akan ada polemik dan saling memperkuat pendapat, tak salah untuk memperdebatkan segala sesuatu yang ingin dikedepankan nilai kebenarannya, namun kita harus berargumen dalam mengedepankan kebenaran tersebut disertai bukti dan hal-hal logis yang dapat memperkuat apa yang kita jadikan alasan terhadap pendapat yang diajukan dalam perbincangan.

Sangat tidak dianjurkan ketika kita mempunyai sudut pandang terhadap sesuatu dalam kehidupan kita, dan kita share kepada orang lain dengan penyampaian yang berbelit atau kiasan, dan orang lain dipaksa untuk mengerti maksudnya dengan melontarkan kata, bahwa " si anu kok gak paham tulisan kayak gini, ini kan wacana yang umum dan jujur apa adanya" , wah tak bisa begitu, sebab setiap orang punya cara masing-masing untuk bisa memahami sebuah penyampaian kalimat atau suatu pendapat.

Sangat tidak dianjurkan pula jika kita menyampaikan sesuatu yang tidak umum, dan ada indikasi mengarah kepada kesalahpahaman, karena akibatnya bisa melenceng dari yang kita harapkan, yang tadinya kita berharap orang bisa merasakan penyegaran dalam memahami suatu pemikiran, malah jadi banyak membingungkan semua orang.

1 comment:

@templatesyard