Penyebab Jerawat Membandel Pada Perempuan Patut Diwaspadai - Dunia-Spasi

Friday, 23 February 2018

Penyebab Jerawat Membandel Pada Perempuan Patut Diwaspadai

dr.Arif Gunarto


Sering menemukan seseorang yang frustasi dan putus asa atas sesuatu yang dideritanya. Misalnya, jerawat membandel yang membuat peradangan lebar sampai merah sekali. Atau rambut yang mengalami kebotakan parah sehingga hilang rasa percaya diri karena tak punya mahkota indah lagi. Lalu, ada yang putus asa karena tumbuh kumis dan tak merasa pede karena perempuan masa iya ada kumisnya?

Dijelaskan dr.Arif Gunarto, di acara talkshow Discover New Confidence pada 21 Februari 2018 di Serpong, Tangerang Selatan. Bahwa gejala Hiperandrogen 10-20% terjadi pada perempuan.

Hiperandrogenisme atau kelebihan androgen pada perempuan dapat berupa klinis maupun biokimia.
Hiperandrogen klinis dengan gejala klinis SAHA yang terbagi dalam beberapa gejala sebagai berikut:

Seborrhoea, yaitu sejenis penyakit kulit yang biasa menyerang area tubuh berminyak. Seperti muka, punggung, dahi, ketiak, pangkal paha dan dada bagian atas. Penyakit ini biasanya menyebabkan kemerahan dan berketombe.

Acne, suatu penyaki implamasi kronik yang ditandai peningkatan produksi minyak. Biasanya dialami oleh remaja usia 15-25 tahun. Jerawat ini dapat tumbuh di wajah, punggung dan leher. Jerawat ini harus diatasi agar tak terjadi perkembangbiakan bakteri yang lebih banyak di area terjadinya implamasi atau pembengkakan.

Hirsutism, Biasanya terjadi pertumbuhan rambut yang tidak pada tempatnya. Seperti cerita di paragraf pertama yang menjelaskan masalah seseorang yang tidak percaya diri akibat pertumbuhan kumis pada perempuan.

Androgenetic Alopecia, penyakit yang menyebabkan kebotakan.

Sedangkan Hiperandrogenisme Biokimia adalah produksi androgen berlebihan yang dihasilkan ovarium.

Dari gejala hiperandrogen yang dijelaskan dr.Arif Gunarto ini, jerawat membandel pada perempuan yang harus diantisipasi. Sebab jerawat yang didiamkan semakin hari akan semakin menimbulkan keadaan yang tidak nyaman. Baik dari segi kesehatan maupun hubungan sosial.

Penyebab jerawat pada orang dewasa biasanya karena merokok, ganguan hormon, kosmetik, obat-obatan, keturunan dan stress.

Perempuan erat dengan kenbutuhannya terhadap obat-obatan maupun kosmetik, oleh karena itu penting dibiasakan untuk memerhatikan ingredients obat atau kosmetik dan utamakan pakai yang mempunyai kandungan aman. Obat dan kosmetik biasanya tak jauh dalam memengaruhi hormon. Jadi, memerhatikan bahan kosmetik yang dipakai juga sangat penting.

Tak dilupakan soal gaya hidup. Dokter Gunarto juga menekankan soal gaya hidup dan pola makan sehari-hari. Karena ini berperan langsung dalam terjadinya jerawat. Misalnya, terlalu banyak merokok, makan makanan berlemak tinggi, terlalu capek karena banyak pekerjaan atau pikiran dan tekanan-tekanan yang timbul dari dalam dan luar.

Untuk jerawat, antara penyebab jerawat biasa dan jerawat yang disebabkan hiperandrogen sangat berbeda dampaknya. Untuk jerawat hiperandrogen lebih sulit diatasi karena saking parahnya. Hingga dapat menimbulkan luka dan membekas.

Meskipun sudah diobati, produksi minyak akan tetap banyak sehingga potensi jerawat membandel pun terjadi. Solusinya adalah harus selalu menjaga pola makan dan menjalankan gaya hidup sehat.

Jika jerawat sudah terjadi, dr.Gunarto memberikan saran untuk terapi, pemberian antibiotik, jika pemakai alat kontrasepsi, sebaiknya diganti dengan sistem oral atau dikombinasikan dan lain sebagainya. Sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu ke dokter agar solusi pengobatannya lebih tepat.

“Terapi yang dilakukan dengan tepat, biasanya bekas luka jerawat pun hilang dan yang bopeng-bopeng bisa terisi kembali.” Ujar dr.Gunarto.

Dari pada susah mengobati hingga memakan waktu lama, mendingan mencegah ya? Jerawat akibat hiperandrogen ini benar-benar mengerikan karena butuh lama penanganannya.


Ibu Sulis setelah di makeover oleh Puti Ayuningtyas

Discover New Confidence yang didukung oleh BAYER dan Guesehat.com ini selain diisi dengan paparan dari dr.Arif Gunarto, juga dimeriahkan dengan demo make up dari Puti Ayuningtyas, MUA dari Kota Kembang.

Puti memberikan tips daily make up untuk peserta yang didominasi oleh ibu-ibu. Riasan wajah untuk sehari-hari menurut Puti tak perlu terlalu banyak mengaplikasikan riasan lengkap. Cukup foundation, bedak dan lipstik. Jika ingin memakai bulu mata, pakai bulu mata bagian bawah saja agar tidak terlalu glamour.

Langkah pertama bersihkan wajah secara merata. Keringkan lalu bubuhi make up base atau riasan dasar. Hindari pemakaian riasan dasar yang tebal jika mempunyai lipatan saat senyum. Setelahnya, aplikasikan bedak dan lisptik warna pastel.

“Warna-warna pastel lebih cocok diaplikasikan untuk daily make-up sebab terlihat soft dan santai. Jangan lupa mix n match dengan baju yang dipakai.” Kata Puti.

Hari yang penuh berkah, mendapatkan ilmu dan pengetahuan yag tak mainstream dari dr.Arif Gunarto plus mendapat tips riasan untuk sehari-hari dari Puti Ayuningtyas.

Acara ini benar-benar memberikan pengayaan buat saya. Sesuai dengan tagline nya “Discover New Confidence”


19 comments:

  1. Pola makan dan gaya hidup menurut hemat saya ini emang punya pengaruh besar sama jerawat. Beruntung sih teh saya punya kulit wajah yg bersih. Mungkin ini faktor selalu dibilas air wajah (air wudhu 5x sehari + mandi), dan saya anti makan kacang. Soalnya kalo udah makan kacang, pasti langsung nimbul jerawat. Makasih sharingnya teh.

    ReplyDelete
  2. Jerawat,aku banget nih mbk. Jadi aku g make upan,make up dikit cm pake bedak terus tumbuh. Jadi sekarang ngatur pola makan untuk mengurangi jerawat..sarapan buah,kurangi gorengan sama rutin olahraga 10 menit setiap hari

    ReplyDelete
  3. Anak saya ini jerawatan parah... tapi emaknya juga denk waktu seumuran dia mah, saya jerawatan sampe itu jerawat kagak tahu mau nongol dimana lagi saking di wajah udah penuh. hahaha...

    ReplyDelete
  4. aku jerawat sih nggak pernah tumbuh tapi muka ku gerutu-gerutu gitu, sepertinya kelebihan minyak juga sih masalahnya.

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah aku belum pernah jerawat bandel mba. Cuma bulu kaki banyak banget, jdi harus sering2 waxing... Hyperandrogen jg kayaknya y mb

    ReplyDelete
  6. perempuan palibg takut sama jerawat :)

    ReplyDelete
  7. aku dulu jarang berjerawat, eh dah tua malah berjerawat.

    ReplyDelete
  8. Tipe kulit muka setiap orang beda2 ya...saya dari dulu memang ga pernah jerawatan, ga tau kenapa. Apa pola makan dan tingkat stress pengaruh kali ya.

    ReplyDelete
  9. Kulit mukaku cenderung kering. Jarang jerawatan, tapi sekalinya jerawatan cuma 1-2 biji tapi lamaaa banget hilangnya hiks...

    ReplyDelete
  10. Kalau ngomongin jerawat emang ga ada habisnya ya Teh..bikin sebel apalagi jerawat juga bisa muncul bareng hormon juga. Nah itulah pentingnya kenapa kita harus rajin bersihin muka dan tahu jenis kulit kita yg sesungguhnya xixi. Wahh acaranya komplit ada juga demo make up nya

    ReplyDelete
  11. Jerawat memang suka bikin BT, kasihan itu adeku jerawatnya gede-gede banget.

    ReplyDelete
  12. Wah aku juga jerawatan nich suka sebel. Tapi setelah dewasa sudah lebih berkurang. Kalau dulu ampun banyak banget

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillahnya, jerawatku ga sebandel itu tapi suka ga pede juga kalo lagi nongol...

    ReplyDelete
  14. Alhamdulillah aku tidak pernah jerawatan yang bandel paling kalau mau halangan aja jerawatan nya

    ReplyDelete
  15. ya ampuun, dokternya seksi *eh, gagal fokus. Ternyata, jerawat berlebih itu bisa jadi tanda-tandanya hyperandrogen ya

    ReplyDelete
  16. Laah kebeneran aku lagi jerawatan. Jujur teh, emang gemes sih ya pengennya mencetin aja. Pdhl ga boleh ya hihi

    ReplyDelete
  17. Bersyukur sih Teh sejak gadis aku gak jerawatan tapi aneh ya kedua anak gadisku mereka berjerawat mungkin karena hormon kali ya

    ReplyDelete
  18. Alhamdulillah walau tergolong ke dalam muka yang cepat kusam dan berjenis kulit hitam (sawo matang) jarang sekali ditumbuhi jerawat pada area wajah. Asal rajin cuci muka pakai sabun pembersih wajah ketika mandi pagi dan sebelum tidur amanlah. Justru sering muncul jerawat di sekitar rambut kepala. Gatal rasanya :(

    ReplyDelete
  19. aku pernah nihhh kena Androgenetic Alopecia teh, huhuhuuu...

    ReplyDelete

@templatesyard